Komik merupakan salah satu
sarana menyampaikan pesan melalui gambar. Di dalam komik, selain gambar
terdapat juga dialog. Ada kesatuan utuh antara bahasa gambar dengan bahasa
kata. Pada komik juga menampilkan tokoh dan karakter. Perhatikan beberapa
contoh komik di bawah ini!
A.
Konsep Menggambar Komik
Komik
merupakan sebuah karya seni yang memuat
komposisi antara huruf dan
gambar. Komik sering juga disebut dengan cerita bergambar. Komik dibuat dalam berbagai
macam ukuran sesuai dengan kebutuhan. Ada
komik yang dibuat dengan cerita dalam bentuk buku tetapi ada
juga yang dibuat dengan cerita pendek atau haanya selembar kertas saja.
Menggambar komik memerlukan ketelitian
dan ketekunan dalam membangun karakter dan tokoh dalam
cerita. Seorang komikus juga dituntut terampil dalam penggunaan media dan bahan yang digunakan. Komik sering digambar di atas berbagai macam kertas dengan menggunakan pena hitam atau pensil berwarna. Ciri utama dari
komik mempunyai sifat menarik perhatian
mata, sehingga berbagai tokoh dan karakter dapat
menarik perhatian
pembaca.
Komik memiliki fungsi
menyampaikan pesan secara singkat dengan menggunakan kata dan gambar.
Untuk itu dalam
menggambar komik ada kesatuan
utuh antara gambar yang ditampilkan dengan kata yang ditulis. Pada komik kata
hendaknya ditulis sesingkat mungkin tetapi memiliki pesan kuat dan jelas. Coba
perhatikan beberapa komik berikut.
B.
Syarat Menggambar Komik
Untuk
menggambar komik dibutuhkan beberapa syarat antara
lain kemampuan dalam menggambar
dan menyusun katakata. Selian
kemampuan tersebut, ada
beberapa langkah yang harus dilalui
dalam menggambar komik. Langkahlangkah itu antara lain sebagai berikut.
1.
Menentukan
Topik dan Tujuan
Sebelum menggambar komik langkah pertama yang
harus dilakukan adalah menentukan tema. Penentuan tema berdasarkan pesan yang
ingin disampaikan. Misalnya, tema tentang kejujuran, persahabatan, lingkungan alam semesta. Berdasarkan tema tersebut
kemudian
pikirkan bentuk visualisasi nya dan kata yang digunakan untuk m e m p e r k u a
t gambar visual ter sebut. Perhatikan contoh tema atau topik pada
gambar komik berikut.
Pada penentuan topik dan tujuan dapat pula
ditentukan tokoh dan karakter yang
ingin dibuat. Pengembangan tokoh dan karakter
merupakan hal penting dalam menggambar komik karena tokoh atau
karakterlah yang berperan menjadi aktor dalam cerita. Menggambar komik sama
saja seperti membuat cerita pendek tetapi divisualisasikan dengan kata dan
gambar. Komik juga dapat dibuat berdasarkan cerita pendek yang sudah ada misalnya, cerita
Timun Mas, Malin Kundang, Roro Jonggrang, Cinderella, dan jenis cerita lainnya.
2.
Membuat
Kalimat Singkat dan Mudah Diingat
Komik berfungsi mengirim pesan kepada orang
yang melihatnya. Untuk itu, pilih kata yang singkat tetapi berkesan disertai
gambar pendukungnya agar saat membaca kata maupun kalimat pada komik orang akan
senantiasa ingat terhadap pesan yang ingin disampaikan. Untuk itu buatlah
kalimat yang mudah dicerna agar mudah dimengerti
pembaca. Dengan kata yang mudah diingat, pesan yang ditulis oleh pembuat
komik bisa tersampaikan dengan baik. Buatlah
kalimat yang jelas serta menarik
perhatian orang untuk melakukan
membaca komik tersebut.
3.
Menggunakan Gambar
Komik selain menggunakan kata atau kalimat
juga disertai dengan gambar. Penggunaan gambar sebagai
salah satu penyampai pesan yang paling
menarik. Proporsi penggunaan gambar dengan kata atau kalimat disesuaikan
dengan kebutuhan cerita yang akan disampaikan. Penggunaan gambar dan kata dapat
juga dilakukan dengan memperhatikan tokoh dan karakter yang ingin dibuat. Pada
komik sebaiknya dengan menggunakan warnawarna yang mencolok sehingga
mengundang perhatian orang untuk membaca narasi komik.
aya
4.
Menggunakan Media yang Tepat
Penggunaan media dalam
menggambar komik dapat disesuaikan dengan media yang digunakan. Jika komik
tersebut berupa buku dapat merupakan satu kesatuan cerita utuh tetapi dapat
pula merupakan kumpulan cerita pendek. Jika komik hanya merupakan cerita pendek
dapat menggunakan hanya selember kertas. Gambar komik tergantung dari panjang
atau pendeknya cerita. Saat sekarang ini penggunaan media dalam menggambar
komik sangat beragam. Ada juga komik yang sudah dibuat secara digital.
Menggambar
komik dapat dilakukan
tidak hanya menggunakan peralatan dan bahan
seperti membuat gambar atau lukisan tetapi juga dapat menggunakan alat bantu
komputer. Menggambar komik dengan menggunakan alat bantu komputer memudahkan dalam berekspresi karena jika terjadi
kesalahan dapat segera diganti.
Hal ini berbeda jika menggambar komik masih menggunakan dengan teknik menggambar ada
kesalahan sulit untuk melakukan perbaikan (revisi). Menggambar komik unsur
utama yang penting adalah pesan yang
ingin disampaikan baru kemudian unsur keindahan.
C.
Bahan dan Alat Menggambar Komik
Untuk
membuat gambar komik dengan teknik menggambar tanpa
alat bantu komputer (manual) tetap memerlukan alat dan bahan. Pada prinsipnya kebutuhan membuat komik hampir sama
dengan kebutuhan menggambar atau melukis. Sebelum melakukan aktivitas
menggambar perlu menyediakan peralatannya. Ada beberapa peralatan yang perlu
disediakan diantaranya seperti terdapat di bawah ini.
1.
Kertas
Gambar
Menggambar pada dasarnya membutuhkan kertas berwarna netral (putih, abuabu, atau
coklat) dan dapat menyerap atau mengikat bahan
pewarna. Kertas gambar yang dapat digunakan dengan
berbagai alat gambar misalnya kertas padalarang, HVS, kuarto, dan karton.
2. Pensil menggambar
Pensil
dibedakan menjadi dua jenis, yaitu
pensil dengan tanda ”H” dan ”B”. Pensil H memiliki sifat keras dan cocok digunakan
untuk membuat garis yang tipis.
Pensil B me miliki sifat lunak
dan cocok digunakan untuk membuat garis tebal atau hitam pekat. Pensil H dan pensil B dibedakan dari
segi tingkat kekerasan dan kepekatan hasilnya. Pensil H dan pensil B diberi tanda angka untuk mem bedakan
jenisnya. Untuk pensil B, makin
besar angkanya makin lunak sifatnya dan makin pekat
hasil goresannya. Untuk pensil H, makin besar angkanya, makin
keras sifatnya dan makin tipis
hasil goresannya.
3.
Pensil Warna
Pensil warna memiliki variasi warna yang
banyak menghasilkan warna lembut. Peserta didik bisa menggunakan pensil warna
untuk mewarnai gambar dengan cara gradasi, yaitu pemberian warna dari arah
gelap berlanjut ke arah lebih terang atau sebaliknya.
4.
Penggaris
Banyak ragam dan bentuk penggaris yang digunakan pada proses pembuatan komik sesuai
kebutuhan pembuat komik, antara lain penggaris mika, penggaris siku, busur,
maupun penggaris mistar. Penggaris berfungsi membentuk garis yang dibutuhkan
untuk membuat strip strip kolom pada komik.
Mengenal Tokoh
Raden Ahmad Kosasih (lahir di Bogor,
Jawa Barat, 4 April 1919 –
meninggal di Tangerang, Banten, 24 Juli 2012
pada umur 93 tahun) adalah seorang penulis dan penggambar komik
termasyhur dari Indonesia. Generasi
komik mKarya karyanya terutama berhubungan dengan kesusastraan
Hindu (Ramayana dan Mahabharata) dan sastra tradisional Indonesia, terutama dari sastra Jawa dan Sunda. Selain itu ia juga menggambar beberapa komik
silat yang memiliki pengaruh Tionghoa, namun tidak terlalu banyak. Kosasih
mulai menggambar pada tahun 1953. Karyanya
terutama adalah gambar sketsasketsa
hitamputih tanpa memakai warna. Ia mulai berhenti dan pensiun
pada tahun 1993.asa kini menganggapnya sebagai Bapak Komik
Indonesia. ri Asih bisa dianggap
adaptasi komik pahlawan super Amerika ke
dalam corak Indonesia. Pada masamasa awal perkembangan komik Indonesia, para seniman
komik berusaha membuat karya yang bisa diterima oleh kalangan budayawan dan
pendidik. Ketika adaptasi pahlawan super dianggap tidak mendidik dan tidak
berbudaya bangsa, maka pengenalan komik wayang menjadi jawabannya. Nani Wijaya
adalah seorang gadis lugu yang apabila dia mengucapkan kata sakti “Dewi Asih” maka ia akan
berubah menjadi pahlawan super wanita yang bisa terbang, kebal, berkekuatan
super, bisa menggandakan diri, dan
memperbesar tubuhnya. Kisahkisah Sri Asih tidak hanya berlokasi di Indonesia
tetapi juga sampai ke Singapura dan Macao.
Karya karya Raden Kosasih antara lain; Sri Asih di
Singapura
1.
Sri Asih di Surabaya
2.
Sri
Asih vs Si Mata Seribu
3.
Sri Asih di Macao
4.
Sri Asih vs Komplotan Kawakawa
5.
Sri Asih vs Gerombolan
6.
Sri Asih vs Serigala Hitam
7. Sri Asih dan Bajak Laut















